Perjalanan 63 Cinta ini merupakan kumpulan puisi-puisi cinta pilihan yang ditulis sejak 2002 hingga 2016. Bersifat biografis karena sekaligus merupakan catatan perjalanan hidup dan perjalanan cinta penyairnya. Buku ini dilengkapi dengan gambar sampul dan ilustrasi yang merupakan karya-karya lukis dan sketsa-sketsa sang penyair. Penerbitan buku ini juga dimaksudkan sebagai kado ulangtahunnya yang ke-63 pada 28 Februari 2017.
_______________________________
“Membaca puisi-puisi Yudhis dalam buku ini kita dikondisikan seperti sedang mencuri-baca buku harian orang lain. Asyik, buru-buru dan deg-degan. Subyektif tautannya, namun universal isinya, dan gamblang segala ihwal yang ingin diketengahkannya. Bagi Yudhis, - yang sampai aki-aki masih memahami centang-perentang dunia pop - puisi adalah cara untuk bicara. Bukan gumpalan bahasa yang sok menyimpan rahasia.
Dalam buku ini puisi-puisi bahagia satu-persatu menyanyi, dengan tata bahasa Indonesia yang nyaris benar, dengan humor yang kadang terlontar di sana-sini.”
Agus Dermawan T.
Kritikus seni rupa, peminat sastra, sahabat Yudhis sejak 1972.
YUDHISTIRA ANM MASSARDI
Sastrawan, wartawan, pengelola Sekolah Gratis untuk Dhuafa TK-SD Batutis Al-Ilmi Bekasi, lahir di Subang (Jawa Barat) pada 28 Februari 1954.
Karya novelnya antara lain trilogi Arjuna Mencari Cinta (1977-1984) terpilih sebagai Bacaan Remaja Terbaik 1977 oleh Yayasan Buku Utama Kemendikbud.
Buku kumpulan puisinya: Rudi Jalak Gugat (1982), Sajak Sikat Gigi (terbit 1983) terpilih sebagai Kumpulan Puisi Terbaik 1977 oleh Dewan Kesenian Jakarta, Syair Kebangkitan (1985), dan 99 Sajak (2015) memenangkan penghargaan sebagai buku Kumpulan Puisi Terbaik 2015 dari Yayasan Hari Puisi Indonesia, dan juga terpilih sebagai buku kumpulan puisi terbaik oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud pada 2016.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar